Tuesday, August 16, 2016

Khasiat Kulit Buah Untuk Kesehatan


Anda senang mengkonsumsi buah-buahan? Mulai sekarang jangan pernah membuang kulit buah yang anda makan, sebab cara yang paling optimal untuk mendapatkan nutrisi dari buah adalah mengkonsumsi buah bersama dengan kulitnya.

Tapi tentu saja tidak semua kulit buah dapat dimakan. Hanya beberapa jenis buah yang bisa dikonsumsi bersama kulitnya dan akan memberikan manfaat yang mengejutkan untuk kesehatan tubuh. Ingin tahu buah apa saja? Simak yang berikut ini.

1. Kulit Buah Naga

Kulit buah naga mengandung zat pentacyclic, triyepene dan taraxast yang dapat melenturkan pembuluh darah, sehingga melancarkan aliran darah keseluruh tubuh. Jika pembuluh darah lentur, maka pembuluh darah tak mudah pecah meskipun mendapat tekanan yang kuat dari jantung.

Selain melenturkan pembuluh darah, dibawah ini beberapa khasiat lain dari kulit buah naga:

a. Mengobati tumor
Kulit buah naga mengandung senyawa yang berperan aktf dalam menghambat perkembangan sel tumor. Untuk mengkonsumsi kulit buah naga amatlah mudah. Ambil kulit buah naga lalu potong tipis-tipis setelah itu keringkan/jemur dibawah terik sinar matahari selama 1-2 hari. 

Setelah kering kulit buah naga baru bisa dikonsumsi dengan cara diseduh dengan air panas seperti teh. Untuk manfaat yang maksimal, minum teh kulit buah naga ini pada pagi dan malam hari.

b. Mendeteksi boraks dan formalin pada makanan
Caranya : potong kulit buah naga menjadi beberapa bagian, lalu rendam dalam air bersih yang telah dicampur dengan air perasan jeruk nipis. Tunggu sebentar sampai air berubah warnanya menjadi merah. setelah itu ambil tissue dan celupkan kedalam air rendaman kulit buah naga, kemudian tempelkan tissue yang telah basah tadi ke makanan yang akan di uji.

Biarkan tissue menempel pada makanan selama sekitar 10 menit. Jika tissue tersbut tetp berwarna merah dan tidak memudar, maka itu tandanya makanan tersebut mengandung formalin atau boraks. Begitu juga sebaliknya, bila tissue berangsur-angsur memudar menjadi putih kembali, maka makanan yang di uji tidak mengandung formalin ataupun boraks.

2. Kulit Buah Apel

Kulit apel mengandung vitamin A yang mampu memperbaiki pertumbuhan sel dan penglihatan. Selain itu, kandungan vitamin C nya juga dapat memperkuat sistem imun dan meningkatkan produksi kolagen untuk menjadikan kulit menjadi lebih sehat. Tak cuma itu, vitamin K yang tinggi dalam kulit apel mampu membekukan darah serta asam folat yang juga terkandung didalamnya amat bermanfaat dalam pembentukan sel-sel baru. 
Kandungan lain seperti mineral, serat dan antioksidan berperan penting dalam kesehatan tubuh, seperti kandungan kalsium dan fosfor yang amat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang lebih kuat.

3. Kulit Buah jeruk

Aroma kulit jeruk memang menyegarkan dan manfaatnya amat baik untuk kesehatan. Kulit jeruk bisa digunakan untuk mengobati rasa mual serta kembung. Caranya : ambil 50 gr kulit jeruk lalu rendam dalam anggur putih selama 20 hari kemudian diminum. Bisa juga untuk meningkatkan nafsu makan, caranya : kulit jeruk yang telah dikeringkan dicampur dengan daun teh lalu direbus dan minum air rebusannya. Dapat juga untuk mengobati mastitis atau bengkak payudara yang disebabkan oleh ASI berlebih. Caranya : rebus kulit jeruk segar bersama dengan akar manis hingga mendidih, lalu minum saat masih hangat.

Kulit jeruk juga mengandung banyak vitamin, seperti : vitamin C, antioksidan, vitamin B6, serat dan froktosa yang amat baik untuk menurunkan gula darah dalam tubuh.

4. Kulit Buah Rambutan

Kulit buah rambutan berguna untuk mengobati beberapa penyakit, seperti :

a. Mengobati Demam 
Rebus kulit rambutan yang sudah dikeringkan sebanyak 15 gram hingga mendidih, biarkan hingga dingin. Setelah itu saring, dan ambil air rebusan tersebut seperempat gelas saja. Minum 3 kali sehari.
b. Mengobati disentri
Cuci kulit rambutan hingga bersih lalu keringkan di terik matahari. Setelah kering, potong menjadi beberapa bagian, lalu rebus hingga mendidih dan air rebusan menyusut sampai tinggal seperempatnya saja. Setelah dingin, saring dan ambil seperempat gelas, minum 3 kali sehari.
c. Mengobati diare
Didalam kulit rambutan terdapat senyawa tannin yang merupakan senyawa polifenol dan berfungsi sebagai anti bakteri terhadap penyakit diare. Rebus kulit rambutan dan minum airnya.
d. Mengeluarkan kolesterol dalam darah
Selain senyawa tannin, kulit rambutan juga mengandung senyawa saponin. Senyawa ini berasal dari metabolit sekunder yang terdapat pada tumbuhan dan amat bermanfaat dalam mengikat kolesterol jahat dalam darah. Jika minum ramuan dari kulit rambutan, maka akan mengikat kolesterol jahat dan mengeluarkannya dari dalam tubuh.

5. Kulit Buah Kiwi

Kulit kiwi kaya akan mineral, antioksidan serta vitamin ang mampu menjaga kulit dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas dan memicu timbulnya penuaan dini. Selain itu kulit kiwi juga telah terbukti dapat menyehatkan jantung. Kulit kiwi bisa dinikmati dalam bentuk salad atau smoothies.

6. Kulit Buah Semangka

Bagian semangka yang paling dekat dengan kulit yang berwarna putih merupakan sumber vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin A, beta-carotene, zat besi, kalsium, lycopene dan seng yang amat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, sebaiknya anda berfikir kembali apabila ingin membuang kulit semangka tersebut, karena sebenanya sumber vitamin terbesar ada pada bagian itu.

7. Kulit Buah Lemon

Walau kulit lemon rasanya sedikit pahit dan getir, tetapi kulit lemon merupakan makanan yang berkhasiat untuk melancarkan pencernaan, meningkatkan sirkulasi darah, meredakan kram dan menguatkan sistem imun. Saat ini kulit lemon mudah ditemukan dan dibeli dalam bentuk olahan makanan, seperti manisan.

8. Kulit Buah Manggis

Kulit buah manggis mengandung Xanthone yang berguna sebagai antioksidan dan anti-inflamasi dan mampu menangkal radikal bebas dan kerusakan sel serta menghambat bahkan membunuh sel-sel kanker yang ganas dan bahaya.

Berikut beberapa khasiat dari kulit manggis :
a. Anti peradangan (anti-inflamasi).
b. Anti-depresi.
c. Mencegah penyakit Alzheimer
d. Mencegah penyakit kanker
e. Memperkuat sistem kekebalan tubuh
f. Sebagai anti-oksidan
g. Mengatasi penyakit jantung
h. Mengurangi kadar gula dalam darah
i. Mencegah diare
j. Mencegah penakit urat syaraf
k. Mencegah katarak
l. Mencegah tulang rapuh
m.Mengobati tekanan darah tinggi
n. Mencegah penuaan dini
o. Mengencangkan kulit
p. Menurunkan berat badan
q. Mengurangi tingkat kegelisahan, cemas dan kepanikan
r. Menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur





 










Monday, August 8, 2016

20 Cara Alami Menghilangkan Noda Pada Pakaian


Jika pakaian kita terkena noda, hal tersebut menjadi amat menjengkelkan. Tapi jangan panik dulu, ada cara termudah dan alami untuk mengatasi noda-noda tersebut. Yuk disimak penjelasan berikut ini.

1. Noda Tinta

Gunakan air susu untuk menghilangkan noda tinta pada pakaian berwarna, sebab zat laktosa yang terkandung pada susu mampu meluruhkan noda tinta sedikit demi sedikit.
Caranya :
Rendam pakaian yang terkena noda tinta kedalam air susu selama beberapa menit. Kemudian angkat dan kucek bagian yang terkena noda. Jika belum hilang juga, masukan lagi kedalam air susu. Lakukan hingga noda tinta menghilang. Setelah itu cuci pakaian dengan air dingin.

2. Noda Saos

Jika pakaian anda terkena noda saos tomat atau saos mustard, segeralah bersihkan pakaian dengan air hangat. Akan lebih baik lagi jika spot yang terkena noda itu dibubuhi gliserin. Kalau spot noda itu berubah menjadi kemerahan, jangan khawatir sebab akan hilang saat dicuci.

3. Noda Minuman Berwarna

Dalam membersihkan noda minuman berwarna akan lebih sulit dari noda lainnya, tergantung dari minuman yang diminum. Misalnya, noda minuman sirup akan berbeda dengan noda minuman bersoda, begitu juga dengan minuman beralkohol. Jika terkena, segera sapukan garam ke bagian yang terkena noda, diamkan sejenak, lalu bilas dengan air dingin. Lakukan berulang kali hingga noda luntur dengan sendirinya, kemudian cuci seperti biasa.

4. Noda Oli

Ambil sejumput mentega dan oleskan pada bagian pakaian yang terkena noda. Diamkan selama 15-30 menit, lalu cuci pakaian seperti biasa.

5. Noda cat

Ambil sebutir telur dan pecahkan, sisihkan putih telurnya saja. Oleskan pada pakaian yang terkena noda cat. Gosok pakaian yang ada nodanya berulang-ulang, kemudian rendam semalaman. Bilas keesokan harinya dan cuci seperti biasa.

6. Noda Lilin

Bila pakaian atau taplak meja anda ketumpahan lelehan lilin, keroklah dengan benda tumpul. Setelah hanya tinggal sisa-sisanya, ambil selembar kertas yang menyerap minyak. Letakan kertas minyak tersebut keatas noda pada pakaian, lalu strika dengan setrika panas hingga lilinnya mencair dan menyerap ke kertas tersebut.

7. Noda Bintik Hitam Akibat Jamur

Bintik-bintik hitam yang diakibakan oleh jamur dapat merusak tampilan pakaian. Untuk menghilangkannya bisa menggunakan Citrid Acid (sitrun) yang dapat dibeli di toko-toko bahan makanan maupun warung kelontong.
Caranya:
Pertama-tama siapkan air mendidih dalam ember secukupnya, lalu masukan citrid acid (sitrun) kedalam air mendidih tersebut sebanyak 2 sdm (ukuran untuk 1 baju), aduk hingga larut. Kemudian rendam pakaian yang terkena noda jamur tersebut kedalam air panas larutan sitrun selama 10 menit (usahakan bagian yang terkena jamur benar-benar terendam). Setelah agak dingin, kucek-kucek bagian baju yang terkena noda jamur hingga bersih. Selanjutnya bilas pakaian dengan air bersih, dan lihat hasilnya. Sitrun telah terbukti mampu menghilangkan noda jamur.

8. Noda Minyak

Pakaian atau taplak anda terkena noda minyak? Segera taburi dengan tepung atau bedak talek, diamkan selama 10-20 menit lalu bersihkan. Jika noda minyak masih belum hilang juga, ulangi lagi proses tadi beberapa kali. Apabila noda masih tetap belum hilang juga, gosok noda dengan thinner, tapi harap berhati-hati, jangan lakukan hal ini didekat api.

9. Noda Karat

Noda karat bisa menempel pada pakaian saat kita menggantungnya di gantungan besi. Tapi tak usah resah, noda karat masih bisa dibersihkan kok.
Caranya:
Masak air di ketel hingga mendidih, lalu jerang pakaian yang bernoda ke atas uap panas ketel sambil diberi air perasan jeruk nipis atau lemon. Kucek beberapa saat, kemudian cuci pakaian seperti biasa. Cara lainnya adalah, dengan mengoles bagian yang terkena noda dengan cuka dan garam, gosok hingga bersih, lakukan berulang-ulang hingga noda karat menghilang.

10. Noda Getah

Oleskan mentega pada noda lalu diamkan beberapa saat. setelah itu cuci dengan sabun sambil kucek daerah yang terkena noda. Jika baru terkena noda getah, segera siram air panas ke pakaian atau taplak yang bernoda getah. Kalau tak mau hilang juga, ambil sagu yang diberi sedikit air, lalu oleskan kebagian yang bernoda, diamkan hingga kering, kemudian bersihkan dengan sikat lembut.

11. Noda Luntur

Hal yang sering terjadi pada saat mencuci adalah pakaian terlunturi warna dari pakaian lain.
Cara mengatasinya :
Ambil asam cuka dan larutkan dengan detergen dalam air, kemudian rendam pakaian yang kena luntur selama 30 menit, bilas hingga bersih. Anda juga bisa juga memanfaatkan garam untuk mengatasi masalah noda luntur ini dengan proses yang sama.

12. Noda Deodorant

Yang dibutuhkan untuk menghilangkan noda deodorant ini adalah: cairan cuka, detergen bubuk dan detergen cair.
Caranya :
Basahi bagian yang terkena noda deodorant dengan cuka dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu cuci pakaian dengan air hangat menggunakan detergen yang mengandung formula enzym. Alternatif lainnya yaitu dengan menggosok detergen cair pada bagian yang bernoda dan diamkan selama 30 menit, lalu cuci seperti biasa.

13. Noda Permen Karet

Pakaian yang terkena noda permen karet akan sulit dibersihkan, apalagi jika permen karet sudah mengering. Cara yang paling mudah adalah dengan memasukan pakaian kedalam kulkas atau memberi cuka pada bagian yang bernoda. kedua hal tersebut dapat melembekan kembali permen karet agar lebih mudah dikerik dan dibersihkan.

14. Noda Lem

Jika lem yang menodai pakaian berwarna bening dan tembus pandang, bisa langsung diolesi aseton pada nodanya. Tapi jika lemnya bergetah, sebaiknya noda lem di lap dulu dengan lap basah bersih, setelah kering baru menggunakan aseton.

15. Noda Darah

Bersihkan noda darah dengan menggunakan air garam. Setelah noda hilang, bilas pakaian dengan air hangat, lalu cuci seperti biasa.

16. Noda Cokelat

Campurkan gliserin dengan kuning telur, kemudian oleskan ke bagian yang terkena noda, diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air hangat dan cuci seperti biasa.

17. Noda Lipstik

Yang dibutuhkan : penghilang noda (stain remover), alkohol, amonia, hairspray.
Caranya:
Aplikasikan penghilang noda, alkohol, amonia dan hairspray ke atas noda lipstik tersebut, lalu bilas dengan air hangat.

18. Noda Lumpur

Biarkan pakaian yang terkena lumpur tersebut mengering terlebih dahulu. Setelah itu baru lumpurnya disikat. Jika masih ada sisa noda, gosok dengan menggunakan air rebusan kentang lalu cuci seperti biasa.

19. Noda Parfum

Parfum yang disemprotkan ke pakaian terkadang meninggalkan noda kekuningan. Untuk membersihkannya, rendam pakaian dalam air hangat selama 30 menit, lalu cuci seperti biasa. Bisa juga dengan merendam pakaian bernoda tersebut ke dalam air yang di campur cuka selama beberapa jam, baru kemudian dicuci seperti biasa.

20. Noda Kopi

Cukup dengan menggunakan cairan pemutih untuk menhghilangkan noda kopi. Harap diperhatikan, gunakan pemutih khusus pewarna untuk pakaian dengan warna-warna terang.

 


 






Sunday, July 24, 2016

Tips Dan Trik Merawat Jeans Dengan Tepat Dan Benar


celana jeans, jaket jeans, blouse jeans,

Pakaian yang terbuat dari jeans, baik yang berbentuk celana panjang, celana pendek, rok, jaket serta blouse, memang digandrungi oleh berbagai kalangan, baik tua maupun muda di seluruh dunia.

Jeans sangat cocok digunakan dalam aktifitas sehari-hari dan mudah di padu-padankan dengan pakaian apapun, serta dapat dikenakan dalam acara formal maupun informal.

Tapi tahukah anda cara merawat jeans yang baik dan benar? Jeans yang berbahan dasar denim ini memang terkenal awet dan tidak mudah rusak. Tapi sayangnya, banyak orang sering melakukan kesalahan saat mencuci jeans, sehingga jeans justru menjadi cepat rusak.

Nah, untuk itu disini saya akan memberikan tips dan trik cara tepat merawat jeans tanpa memudarkan warna, efek serta teksturnya. Disimak yuk, penjelasan dibawah ini.

Cuci jeans 1-3 bulan sekali

Usahakan jangan terlalu sering mencuci jeans, sebab jeans yang terlalu sering dicuci, warnanya akan lebih cepat memudar dan terlihat kusam seperti jeans lama. Cukup cuci jeans 1-3 bulan sekali saat jeans sudah benar-benar kotor.

Terapkan sistem cuci kering (dry wash)

Cucilah jeans dengan menggunakan tangan dan rendam dengan menggunakan sedikit detergen cair. Setelah bersih, segera keringkan jeans dengan menggunakan alat pengering rambut / hair dryer selama 20 menit. Hindari mengucek, apalagi menyikat jeans secara kasar yang akan mengakibatkan kerusakan warna, tekstur serta bahan jeans itu sendiri.

Mencuci secara terpisah

Warna pada bahan jeans memang lebih mudah luntur saat dicuci. Oleh karena itu, ada baiknya anda memisahkan jeans dari pakaian lain saat mencucinya. Pisahkan juga jeans yang berwarna gelap dengan jeans yang berwarna terang, untuk menghindari jeans berwarna terang dilunturi oleh jeans berwarna gelap.

Saat mencuci, gunakan air bersuhu normal

Jangan pernah menggunakan air panas saat mencuci jeans, sebab air panas akan membuat bahan jeans akan cepat rusak dan warnanya memudar. Gunakan saja air dengan suhu normal.

Ganti detergen dengan air cuka atau garam

Apabila jeans direndam dengan detergen, apalagi yang mengandung pemutih, akan membuat warna jeans cepat memudar. Sebagai pengganti detergen, anda dapat menggunakan air yang dicampur dengan larutan cuka atau garam. Cara mencucinya pun hampir sama dengan mencuci menggunakan detergen. Anda tinggal merendam jeans dalam air yang dicampur cuka atau garam selama 30 menit hingga 1 jam, setelah itu bilas hingga bersih. Dijamin, warna jeans akan lebih tahan lama.

Keringkan secara alami

Mengeringkan jeans dengan mesin cuci akan membuat jeans mudah kusut dan kehilangan bentuknya. Jadi disarankan untuk menjemur saja jeans yang telah dicuci dibawah terik matahari pagi atau hanya di angin-angin saja. Jangan mencemur pada terik siang hari, sebab sinar matahari yang terlalu terik akan merusak warna jeans anda. Dan jangan lupa mencemur jeans dalam posisi terbalik, bagian dalam jeans yang djemur.

Hindari terlalu sering menyetrika jeans

Sebaiknya jeans tidak di setrika agar warna dan teksturnya tidak cepat berubah. Tetapi jika jeans anda sudah terlalu kusut, boleh sesekali di setrika. Harap dipastikan keadaan jeans sudah benar-benar kering saat di setrika. Sebab jika masih dalam keadaan lembab, akan meyebabkan munculnya jamur yang akan merusak jeans anda.

Menyimpan jeans dengan benar

Jeans sebaiknya digantung dengan hanger agar tidak ada bekas lipatan yang membuat jeans tidak berbentuk. Saat menyimpan jeans, hindari pengharum lemari, sebab jika jeans terkontaminasi pewangi, bahan jeans akan berbau tidak sedap. Cukup dengan menyelipkan silica gel atau kapur barus ke tempat anda menyimpan jeans.

Masukan jeans kedalam freezer/kulkas

Cara ini ampuh untuk membekukan bakteri dan mikro organisme yang menempel pada celana jeans yang menimbulkan rasa gatal, bau dan kusam. Masukan jeans kedalam freezer atau kulkas selama semalam.

Selain itu, jika jeans dimasukan kedalam kulkas selama 15 menit sebelum anda mencucinya, terbukti akan membuat jeans menjadi lebih awet dan tidak mudah sobek saat dicuci.

Mencuci jeans yang berwarna gelap

Noda dan kotoran akan sulit terlihat pada jeans berwarna gelap dan sebaiknya jangan menggunakan jeans yang berwarna gelap ini lebih dari 7 hari lamanya. Cucilah jeans dengan cara berikut:

- Pertama-tama, cek label cara pencucian yang ada pada jeans untuk mengetahui takaran detergen yang dibutuhkan untuk mencuci.
- Balik jeans, sehingga bagian dalamnya berada diluar untuk menjaga warnanya.
- Rendam jeans dalam air dingin, jangan menggunakan air hangat yang akan membuat jeans anda menyusut.
- Tambahkan sedikit cuka pada air rendaman agar jeans berwarna gelap tidak luntur.
- cucilah dengan tangan agar tekstur jeans terjaga.
- Jemur dan biarkan kering secara alami.

Cara menghilangkan noda pada jeans

Noda tinta

Jika jeans anda terkena noda tinta, jangan langsung mencucinya, bersihkan dulu noda tinta tersebut dengan menggunakan alcohol maupun hairspray. Aplikasikan alcohol atau hairspray ke bagian jeans yang terkena noda tinta, diamkan beberapa menit hingga noda menghilang, setelah itu barulah cuci jeans.

Noda getah

Teteskan alkohol pada area jeans yang terkena getah. Diamkan selama 5 menit, kemudian gosok dengan menggunakan ibu jari. Setelah itu cuci dengan air dan sabun, lalu bilas hingga bersih.

Permen karet

Cara yang paling mudah membersihkan permen karet yang menempel pada jeans adalah dengan menggunakan es batu. Pertama-tama lepaskan permen karet yang menempel pada jeans secara perlahan-lahan, setelah itu gosokan es batu ke area noda. Setelah bersih, cuci jeans hingga bersih.

Noda lumpur

Noda lumpur yang menempel pada jeans dapat dihlangkan dengan menggunakan air hangat yang telah dicampur dengan detergen. Rendam jeans selama beberapa saat sampai noda lumpur luruh dengan sendirinya, setelah itu cuci jeans seperti biasa.

Noda cat

Sebelum dibersihkan, teliti dulu apakah noda cat tersebut berbasis air atau minyak. Untuk cat berbasis air gunakan lap bersih yang telah dibasahi air, sedangkan untuk cat yang berbasis minyak gunakan lap yang sudah dibasahi minyak untuk membersihkan jeans, mudah bukan.

Noda makanan

Untuk membersihkan noda makanan dan minuman yang mengotori jeans anda, dapat menggunakan air hangat yang telah dicampur dengan detergen lembut. Jika noda masih belum juga hilang, campurkan larutan tadi dengan 3 sendok teh cuka dan gunakan pada area jeans yang terkena noda.

Noda darah

Gunakan kain putih yang telah direndam kedalam air dingin, gosokan ke permukaan jeans yang terkena noda darah. Jika masih meniggalkan bekas, gunakan air yang sudah dicampur dengan amonia untuk membersihkan sisa noda darah tersebut. Selanjutnya, keringkan area bekas terkena noda dengan handuk atau kain yang mudah menyerap air.




 






Saturday, July 16, 2016

Kiat Mudah Memutihkan Kuku Secara Alami


Pada postingan sebelumnya, saya sudah membahas tentang Kiat Mudah Merawat Kuku Agar Tampil Cantik Dan Sempurnai . Dan pada kesempatan kali ini, saya akan membahas kelanjutan dari topik tersebut.

Setelah perawatan kuku, alangkah baiknya jika kita juga memiliki kuku yang berwarna putih bersih walau tanpa polesan cat kuku sekalipun. Kuku yang berwarna kekuningan akan memberikan kesan jorok pada sang pemilik yang akan berdampak negatif pada pergaulan sehari-hari.

Tak perlu membuang banyak uang bila ingin memiliki kuku putih bersih, cukup menggunakan bahan-bahan alami yang ada disekitar rumah saja bisa menambah kesempurnaan kuku anda.

Penasaran? Berikut bahan-bahan alami yang mampu memutihkan kuku.

1. Pasta Gigi

Sebaiknya gunakan pasta gigi yang mengandung pemutih atau whitening untuk hasil yang maksimal. Gosokan perlahan pasta gigi ke permukaan kuku dengan menggunakan sikat gigi. Lakukan secara rutin dan lihat hasilnya.

2. Baking Powder

Ambil baking powder secukupnya, campur kedalam air hangat. Kemudian rendam kuku anda selama 10 menit. Agar kuku anda cepat putih dan mengkilap, lakukan metode ini seminggu sekali.

3. Garam

Ambil garam secukupnya, lalu campur dengan perasan air lemon. Kemudian gosokan ke kuku anda. Garam mampu mengangkat kotoran yang menempel pada kuku, sedangkan lemon dapat menjadikan kuku menjadi lebih cerah.

4. Cuka

Siapkan air hangat dalam sebuah mangkuk, beri beberapa tetes cuka putih. Rendam kuku kedalam air tersebut selama 10 menit.

5. Air sabun

Siapkan satu mangkuk air sabun dan tambahkan air perasan jeruk lemon secukupnya. Kemudian rendam kuku anda kedalam air sabun tersebut selama 10 hingga 15 menit.

6. Lidah buaya

Ambil sebatang lidah buaya, kupas kulit luarnya, ambil jelly lidah buaya lalu oleskan ke permukaan kuku hingga merata, diamkan selama 10 menit.















Wednesday, July 13, 2016

Kiat Mudah Merawat Kuku Agar Tampil Cantik Dan Sempurna


Siapa sih yang tak ingin memilki kuku panjang nan putih berkilau? Setiap wanita (dan juga pria) pasti ingin memiliki kuku yang bersih dan berkilau. Hal yang mudah adalah pergi ke salon kecantikan untuk manicure dan pedicure.

Jika anda memiliki waktu, kenapa tidak mencoba melakukan perawatan kuku sendiri di rumah? Mudah kok, juga lebih hemat karena tidak perlu membuang waktu dan uang.

Berikut ini beberapa tips merawat kuku yang patut anda coba.

1. Jika anda ingin memperbaiki kuku yang rapuh, perbanyak mengkonsumsi vitamin B (terutama B5).

2. Untuk mencegah kuku pecah pada kuku yang rapuh, gunakan nail polish/cat kuku.

3. Dengan merendam kuku dalam air hangat yang dicampur dengan minyak zaitun setiap dua hari sekali selama 15 menit, dapat mengeraskan kuku yang lunak.

4. Menghilangkan kutikula pada kuku bukanlah ide yang baik, karena menyebabkan kuku menjadi rentan terhadap infeksi. Sebaiknya anda menggunakan minyak kutikula yang berkualitas baik dan dengan lembut dorong kembali kutikula dengan menggunakan stik orangewood.

5. Dengan mengoleskan petroleum jelly pada kuku setiap malam, akan mempertahankan kilau alami kuku. Gunakan kain katun yang lembut untuk mengoleskan petroleum jelly tesebut.

6. Jangan menggunakan nail polish/cat kuku secara terus menerus, beri jeda kuku untuk beristirahat sejenak. Biarkan kuku secara berkala tanpa nail polish selama beberapa hari, untuk mencegah kuku berubah warna menjadi kuning.

7. Lakukan sesi meni pedi di rumah sebulan sekali. 
Caranya :
Siapkan air panas, tambahkan dengan 2 sachet shampo dan beberapa tetes hidrogen peroksida (H2O2). Kemudian celupkan jari kedalam campuran larutan ini selama 15 menit. Ketika kuku dan kutikula sudah terasa lembut, sikat kuku anda dengan menggunakan krim dingin. Bersihkan kuku, potong kutikula, bentuk kuku. Membersihkan, memotong dan membentuk kuku sebaiknya dilakukan saat kuku masih dalam keadaan lunak dan lembut. Terakhir, keringkan jari-jari lalu oleskan lotion dan gunakan cat kuku dengan rapi.