Dua bulan yang lalu saya dipusingkan dengan masalah aplikasi game yang tak jelas yang tiba-tiba saja ter-install sendiri kedalam ponsel android saya. Bukan cuma aplikasi tapi juga pop up iklan yang tidak pernah saya inginkan kerap muncul di ponsel saya. Padahal saya sudah melindungi ponsel dengan antivirus yang saya fikir sudah cukup bagus, tetapi ternyata antivirus tersebut setelah saya cek sepertinya malah sudah kena hack.
Semua ini bermula dari kebiasaan saya yang sering men-download aplikasi game tanpa membaca review dari pengguna lainnya. Maklum saja, saya juga mencari uang tambahan lewat aplikasi android seperti yang sudah saya jabarkan di postingan saya sebelumnya.
Setidaknya ada lima virus Trojan yang bersarang di ponsel saya. Saya sudah coba uninstall beberapa aplikasi yang mencurigakan, tetapi tetap saja tidak ada hasilnya, virus-virus trojan tersebut tetap bersemayam dalam RAM ponsel saya. Sungguh mengganggu sekali, sebab dari keterangan yang saya dapat, bahwa virus-virus itu bisa meng-hack daftar nomor telephone dari phonebook saya dan menyebarkannya, menggunakan alamat email saya tanpa seizin saya, merekam pembicaraan telephone , memasuki semua aplikasi chat bahkan mencatat nomor rekening serta password dari aplikasi e-banking saya. Sungguh mengerikan. Sampai-sampai saya harus menghapus beberapa aplikasi penting dari ponsel agar tidak kena hack dan digunakan oleh orang lain .
Pusing memikirkan semua itu, akhirnya saya mengambil langkah. Pertama-tama saya hapus antivirus saya. Saya googling dari berbagai sumber untuk mencari antivirus yang benar-benar ampuh dalam menangani virus trojan. Setelah beberapa hari bergumul di internet, maka saya putuskan untuk menggunakan antivirus 360 security.
Setelah saya install dan gunakan 360 security, saya disarankan untuk segera menginstall Stubborn Trojan Killer untuk menghilangkan virus trojan yang tidak bisa dihapus oleh antivirus biasa.
Tetapi rupanya semua ini masih belum juga berhasil. Aplikasi Stubborn Trojan Killer hanya bisa bekerja setelah ponsel saya di Rooting. Rooting adalah istilah untuk mengubah sistem android. Dengan ponsel yang sudah di root, pengguna bisa lebih leluasa meng-custom android miliknya, seperti mengubah tampilan interface/intermuka android, bisa juga untuk custom RAM. Jika pada IOS/iPhone lebih dikenal dengan istilah jailbreak.
Nah disinilah masalahnya, saya masih harus mencari aplikasi rooting yang benar-benar cocok dengan ponsel acer z500 saya. Setelah beberapa aplikasi saya coba dan ternyata tidak compatible dengan ponsel saya, akhirnya saya menemukan 360 Root yang langsung klop dengan acer z500 saya.
Pada awalnya saya sempat bingung dalam mengoperasikan aplikasi ini, sebab bahasa yang digunakan adalah bahasa mandarin, tetapi ternyata mudah kok. Saya tekan huruf R pada aplikasi tersebut dan menunggu aplikasi berjalan hingga 100% yang menandakan bahwa ponsel saya telah siap di rooting. Setelah itu saya hanya diminta untuk memilih aplikasi mana yang hendak saya buang. Dalam hitungan detik, hilang sudah aplikasi pembawa virus yang bersemayam dalam ponsel saya untuk selamanya.
Beberapa hari kemudian saya masih menemukan virus dalam ponsel saya, setelah saya cek ternyata ada satu aplikasi pembawa virus yang tertinggal dan amat sangat mengganggu, yaitu aplikasi helperandroid.com pembawa malware Webgame H5 playlist. Dengan mudah saya hapus aplikasi tersebut.
Lega rasanya, sekarang ponsel saya sudah terbebas dari virus maupun iklan yang mengganggu sekaligus melindungi identitas perbankan maupun email serta data lain dalam ponsel saya.
Saran saya, gunakan aplikasi Root ini sebaik-baiknya, pelajari dulu aplikasi mana saja yang hendak dibuang, jangan sampai anda membuang aplikasi penting yang akan menyebabkan perubahan pada running aplikasi lainnya dan membuat kinerja ponsel anda menjadi tidak maksimal.



No comments:
Post a Comment