Sunday, March 20, 2016

Manfaat Bengkoang


Bengkoang atau bengkuang (Pacyrhizus erosus) adalah tanaman berjenis umbi-umbian  (Cormus) yang berasal dari mexico dan tumbuh didalam tanah. Yang uniknya, walau termasuk umbi-umbian tetapi bengkoang banyak mengandung air sehingga rasanya segar dan manis, sangat berbeda dengan jenis umbi-umbian lainnya. Bengkoang adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan kalori yang sangat rendah, hanya 35 kalori per 100 gram. Tetapi phyto-nutrisinya berkualitas tinggi yang terdiri dari serat makanan, anti oksidan dan sejumlah mineral serta vitamin yang menjadikan bengkoang menjadi sumber serat terbaik. Karena memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kecantikan dan kesehatan wanita khususnya.  Kini bengkoang banyak dijadikan bahan utama dalam produksi produk kecantikan untuk pria dan wanita.

Kandungan Nutrisi bengkoang 

- Vitamin C
Kandungan vitamin C dalam bengkoang dapat digunakan sebagai anti oksidan yang sangat baik untuk tubuh juga sebagai obat sariawan. Terdapat sekitar 20.2 mg atau sekitar 34% dari rekomendasi harian vitamin C ada dalam bengkoang. Dengan kandungan air yang cukup melimpah dan menyatu dengan vitamin C maka bengkoang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, membantu tubuh mencegah radikal bebas berbahaya serta menawarkan perlindungan dari kanker, peradangan, virus batuk dan rasa dingin.

- Senyawa Alkali
Kandungan senyawa alkali dalam bengkoang berguna untuk menyembuhkan penyakit maag. Senyawa alkali disini berfungsi untuk menstabilkan kadar asam lambung menjadi normal.

- Inulin Oligofructose
Sebagai salah satu sumber serat terbaik, bengkoang menyediakan sekitar 4.9 mg atau 13% serat. Inulin merupakan karbohidrat lembab manis namun nol kalori. Kandungan inulin dalam bengkoang bekerja pada metabolisme tubuh sehingga sama sekali tidak membahayakan penderita diabetes, karena rasa manis dari inulin bengkoang tidak bisa dicerna oleh tubuh kita sehingga saat kita mengkonsumsinya kadar gula dalam darah tidak akan naik dan tetap stabil.

- Fosfor
Bengkoang memiliki kandungan zat fosfor berkalsium tinggi yang berfungsi untuk menjaga pertumbuhan gigi dan tulang. jadi mengkonsumsi bengkoang secara teratur dapat memenuhi unsur kalsium fosfor yang dibutuhkan oleh tubuh agar pertumbuhan tulang dan gigi kuat dan tidak mudah keropos.

- Nutrisi lain
Bengkoang juga mengandung sejumlah vitamin B kompleks yang amat dibutuhkan oleh  tubuh, seperti : folat, riboflavin, piridoksin, asam pantotenat dan thiamin. Selain itu umbi bengkoang juga memberikan sejumlah mineral penting, seperti ; magnesium, tembaga, zat besi serta mangan dan juga menyediakan sekitar 16% dari kebutuhan asam folat harian. Dalam takaran satu cangkir bengkoang, merupakan sumber yang cukup baik dengan menawarkan sekitar 195 mg kalium. Kalium adalah zat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mengontrol tekanan darah.

Manfaat bengkoang untuk kecantikan

- Mencerahkan kulit
Sudah bukan rahasia lagi jika kandungan saripati bengkoang dapat dijadikan masker wajah dan tubuh untuk mencerahkan warna kulit. Bisa juga untuk menghilangkan noda hitam maupun noda gelap pada wajah. Cara mendapatkan saripati bengkoang adalah dengan cara : kupas bengkoang, cuci higga bersih lalu diparut. Setelah itu peras parutan bengkoang hingga airnya benar-benar habis, kemudian tunggu beberapa saat hingga air perasan bengkoang mengendap kedasar wadah. Hasil dari endapan itulah yang disebut dengan saripati bengkoang. Anda bisa langsung menggunakan sebagai masker wajah dan tubuh, bisa juga di keringkan terlebih dahulu dengan cara menjemurnya untuk digunakan dilain waktu.

- Sebagai anti aging mencegah penuaan dini
Vitamin C yang terkandung dalam bengkoang sangat mujarab mencegah wajah dari penuaan dini, karena kandungan vitamin C bengkoang bisa memberikan rangsangan pada sel kulit untuk beregenerasi sehingga sel kulit mati berganti dengan sel baru. Dimana bengkoang ini dapat dimakan langsung atau digunakan sebagai masker wajah. Untuk hasil yang lebih baik, bagusnya masker bengkoang digunakan pada malam hari. Dan apabila masker bengkoang ini ditambahkan dengan rempah-rempah alami serta minyak zaitun, mampu merelaksasi wajah kita setelah seharian beraktifitas diluar rumah.

- Untuk kesehatan kulit
Karena dalam bengkoang juga mengandung vitamin B kompleks, kadar mineral dalam bengkoang yang terpadu dengan vitamin B kompleks dan vitamin C mampu menjadikan kulit tampak sehat dan fresh. Dan apabila bengkoang ingin dijadikan jus, sebaiknya jangan ditambahkan susu ataupun gula agar manfaatnya lebih cepat terasa.

- Untuk melembabkan kulit
Kadar air yang tinggi dalam bengkoang memiliki unsur anti inflamasi yang berfungsi mendinginkan kulit dari rasa kering akibat terpapar sinar ultra violet matahari.

- Untuk mencegah menopous dini
Mungkin banyak orang tidak tahu jika bengkoang dapat mencegah menopous dini. Dengan kandungan berbagai unsur vitamin dan nutrisi didalamnya, bengkoang mampu menjaga hormon wanita agar tetap aktif bekerja menghasilkan sel-sel telur yang memungkinan wanita tetap mendapatkan menstruasinya di setiap bulan dan tidak terpengaruh oleh perubahan pola hidup dan konsumsi makanan yang kurang baik yang dapat mempengaruhi siklus bulanan wanita.

Pada umumnya bengkoang tersedia setiap saat dan mudah ditemukan di pasar-pasar tradisionil maupun supermarket. Jika ingin membeli, pilihlah bengkoang yang masih berwarna alami/tegas, berukuran bulat sedang, Jangan memilih bengkoang yang sudah keriput atau umbinya sudah terpotong, retak dan ada memar pada kulitnya.

Cara menyimpan bengkoang sama seperti menyimpan kentang dan dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Juga akan tetap dalam kondisi baik jika disimpan ditempat yang sejuk, kering, gelap dan akan bertahan hingga sekitar 2-4 minggu. Cara yang mudah adalah dengan mencucinya hingga bersih lalu simpan dalam lemari pendingin (kulkas), dimakan saat cuaca sedang terik, rasanya luar biasa segar.

Untuk mengkonsumsinya, bengkoang dapat dimakan begitu saja, dibuat rujak, asinan, acar, bahkan dimasak dengan ikan ataupun daging, ditumis maupun dipanggang tanpa menghilangan rasa alaminya. Sebagai kudapan sehat dan menyegarkan, bengkoang hanya tinggal ditaburi bubuk cabe, lemon atau jeruk nipis saja.

Tanaman bengkoang mengandung toksin organik yang larut dalam lemak, yaitu Rotenone dalam jumlah yang besar. Rotenone terkonsentrasi dipucuk daun, batang dan pada tingkat yang lebih rendah ada dalam akar/umbinya. Akar/umbi bengkoang yang dikupas aman untuk dikonsumsi oleh manusia termasuk anak-anak dan telah digunakan dalam studi pengembangan penyakit parkinson. Rotenone bekerja pada tingkat sel dan menghambat beberapa enzim metabolik seperti Dehidrogenase pada mitokondria. Selain itu, rotenone digunakan juga sebagai insektisida yang ramah lingkungan serta sebagai racun ikan.










No comments:

Post a Comment