Monday, July 4, 2016

Tradisi Unik Berlebaran Di Seluruh Dunia


Idul Fitri merupakan hari yang paling di nanti oleh semua umat Islam di seantero dunia. Setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan selama sebulan penuh, inilah hari kemenangan yang patut di rayakan.

Ada beragam budaya unik dari berbagai negara di dunia dalam menyambut hari kemenangan ini, mau tahu bagaimana? Disimak nih penjabaran dibawah ini.

Malaysia

Tradisi dalam merayakan lebaran di negeri jiran ini teryata tidak jauh berbeda dari Indonesia. Untuk hidangan khas lebaran, masyarakat disana juga menghidangkan ketupat, lemang, lontong dan rendang. Hampir sama dengan Indonesia. Setelah sholat Ied, mereka biasanya berziarah ke makam kerabat.

Turki

Bagi orang Turki, perayaan lebaran mereka samakan dengan sebutan festival gula atau Seker Bayram. Istilah ini kemungkinan muncul karena tadisi disana yang saling mengantarkan manisan di hari raya Idul Fitri. Seperti halnya tradisi sungkem di Indonesia, anak-anak disana juga saling bersalaman dan sembah sujud kepada orang tua. Dan orang tua membalasnya dengan ciuman di kedua pipi sebagai simbol kasih sayang, kemudian setiap anak mendapat hadiah berupa koin uang, permen dan manisan.

India

Di India, umat Islam biasanya akan berkumpul di Jama Masjid di New Delhi saat lebaran untuk melakukan shalat Ied. Masjid ini merupakan pusat perayaan Idul Fitri di New Delhi, ibukota India. Selain itu, mereka juga menyiapkan hidangan khusus yang disebut dengan Siwaiyaan, yaitu campuran bihun manis dengan buah kering dan susu serta dalam berbagai bentuk dan warna.

Australia

Australia rupanya merayakan lebaran dengan cukup meriah, mengingat bahwa Australia bukanlah negara Muslim, membuat hal ini menjadi sangat istimewa. Perusahaan memberikan toleransi kepada karyawannya yang beragama Islam untuk libur, dan kawasan yang mayoritas Muslim pun dapat menggunakan jalanan umum untuk melakukan ibadah shalat Ied.

China

Saat Lebaran, mengunjungi makam leluhur, membersihkan dan memanjatkan do'a merupakan tradisi umat Muslim di China. Tradisi memanjatkan do'a ini juga dilakukan khusus untuk menghormati ratusan ribu umat Islam yang tewas selama Dinasti Qing dan selama revolusi kebudayaan. Lebaran di China telah ditetapkan sebagai hari libur, dimana saat lebaran kaum pria mengenakan jas yang khas berwarna putih, sementara yang wanita mengenakan baju hangat dan kerudung setengah tutup. Setelah shalat Ied, umat Muslim makan-makan dan bersilaturahmi.

Arab saudi

Di Riyadh, perayaan lebaran kental dengan kesenian. Sejumlah pagelaran seni diselenggarakan, misalnya : teater, baca puisi, parade dan pertunjukan musik. Para penduduk disana juga mendekorasi rumah mereka agar terlihat meriah dan menarik. Untuk makanan khas, Arab Saudi memiliki hidangan berupa daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisionil. Hal ini juga terjadi di negara Sudan, Suriah dan beberapa negaa Timur Tengah lainnya.

Suriname

Negara ini bisa dikatakan memiliki kedekatan psikologis degan Indonesia, karena sebagian besar penduduk Suriname merupakan keturunan suku Jawa yang dikirim ke negeri itu sebagai kuli kontrak pada masa penjajahan Belanda dulu. Tradisi Lebaran di Suriname terbilang sangat unik karena penetapan hari raya dilakukan berdasarkan perhitungan mereka sendiri dengan menggunakan perhitungan ala primbon Jawa peninggalan dari nenek moyang sejak ratusan ribu tahun lalu.

Fiji

Fiji merupakan negara kecil yang mayoritas penduduknya non-Muslim, tetapi memiliki tradisi unik dalam merayakan lebaran. Hidangan special khas Idul Fitri disana adalah Samai yang merupakan mi manis yang dicampur dengan susu. Samai disajikan bersama samosas, sejenis kari ayam atau daging. Dan uniknya, hanya kaum pria yang datang ke masjid untuk shalat Ied.

Amerika Serikat

Komunitas masyarakat Muslim yang ada di negeri paman Sam ini, di informasikan datangnya hari raya Idul Fitri melalui telephon ataupun melalui e-mail, seperti dikutip laman VOA. Uniknya, karena kaum Muslim disana merupakan kalangan imigran, maka pada saat lebaran mereka mengenakan pakaian adat mereka yang berwarna warni sesuai dengan negara asal mereka. Setelah shalat Ied, dilanjutkan dengan saling mengucap happy Ied atau Ied Mubarak antar sesama jamaah shalat Ied, kenalan dan kaum kerabat.

Afrika Selatan

Setiap tahun umat Muslim akan berkumpul di Geen Point, Cape Town untuk menyaksikan datangnya hari terakhir Ramadhan bersama kerabat sambil berbuka puasa. Setelah magrib biasanya diumumkan tentang datangnya hari raya Idul Fitri dan masyarakat berkesempatan untuk melaksanakan shalat Ied yang dilanjutkan dengan berkunjung kerumah sanak saudara.

Singapore

Negara kecil yang sangat maju ini merupakan negara yang terdekat dengan Indonesia. Perayaan lebaran di negara ini tidaklah semeriah lebaran di Indonesia. Disana tidak ada suara takbir yang berkumandang di masjid selayaknya malam takbiran, tidak juga ada suara petasan. Umat Muslim di Singapore menghiasi rumah mereka dengan lampu hias warna warni agar telihat meriah saat lebaran tiba. Yang uniknya, lebaran disana mendapat istilah "Makan Day", sebab setiap kali kita berkunjung ke rumah kerabat, kita diharuskan menyantap hidangan yang telah disediakan tuan rumah sebagai penghormatan, walau kita sudah merasa kenyang sekalipun. Hidangan khas disana saat lebaran adalah lontong dan udang masak merah.










No comments:

Post a Comment