Friday, May 27, 2016

Manfaat Cokelat Untuk Kesehatan


Cokelat atau chocolate berasal dari tanaman kakao yang kaya akan flavanoid dan sering dianggap makanan yang tidak sehat. Padahal cokelat mengandung banyak gizi yang berguna bagi tubuh dan kecantikan. Rasanya yang manis membuat cokelat banyak di gemari oleh setiap orang di seluruh dunia, baik dewasa maupun anak-anak.

Kandungan gizi yang terdapat dalam cokelat antara lain:

-14% karbohidrat
- 9% protein (terdiri dari zat protein, fenilalanin, asam amino triptofan dan tyrosin).
- 31% lemak
- zat-zat lain seperti : alkanoid (zat yang menyebabkan cokelat terasa pahit).

Kandungan zat yang terdapat didalam cokelat inilah yang menjadikan cokelat amat baik untuk dikonsumsi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh, karena didalam cokelat juga terdapat antioksidan yang bernama flavonoid.

Dengan mengkonsumsi beberapa jenis cokelat dapat mempengaruhi kesehatan sistem tubuh, berikut ini beberapa diantaranya :

1. Meningkakan Produksi Insulin

Baru-baru ini para peneliti di Italia melakukan penelitian terhadap 15 orang untuk mengkonsumsi 3 ons cokelat hitam atau cokelat putih dalam jumlah yang sama yang tidak mengandung phytochemical flavonoid selama 15 hari. dari penelitian ini menunjukan hasil bahwa resistensi insulin (faktor resiko untuk diabetes) secara signifikan menurun pada mereka yang makan cokelat hitam.

2. Mempengaruhi Peningkatan Aliran Darah

Terkait dengan penelitian di atas, ditemukan juga hasil tekanan darah sistolik (angka pertama dalam pembacaan tekanan darah), diukur setiap hari dan juga menjadi lebih rendah pada kelompok pemakan cokelat hitam. Kandungan zat flavonoid ini betindak sebagai antioksidan alami dari cokelat. Antioksidan yang sama juga terdapat pada buah anggur.

3. Mengurangi Resiko Serangan Jantung

John Hopkins adalah seorang peneliti pada University School of Medicine yang melakukan riset pada cokelat hitam. Dalam penelitiannya, cokelat hitam (dark chocolate) dapat mengurangi resiko terkena serangan jantung hampir sekitar 50%. Hal tersebut berkaitan dengan pembekuan trombosit dalam darah yang menjadi lebih lambat pada orang yang makan cokelat dibandingkan pada mereka yang tidak makan. Hal ini penting karena ketika trombosit mengalami pembekuan dapat terbentuk blok bekuan dalam pembuluh darah yang akan menyebabkan serangan jantung.

4. Menurunkan Berat Badan

Berbeda dengan buah-buahan yang memang terkenal baik untuk menjaga berat badan, mengkonsumsi cokelat menjadi ketakutan sendiri bagi orang yang sedang melakukan program diet. Pada penelitian yang dilakukan oleh University of Copenhagen ini menghasilkan penemuan bahwa cokelat hitam memberikan perasaan yang lebih kenyang seperti makan jambu biji dan apel daripada cokelat putih. Ini artinya cukup efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

5. Proteksi Sinar Maratahari

Perlindungan terhadap sinar matahari ini telah di riset oleh seorang peneliti London mengenai kandungan flavanol. Pengujian dilakukan selama 3 bulan dengan mengkonsumsi cokelat, yaitu dengan mengembangkan efek memerah yang menunjukan awal luka bakar. Namun cokelat yang rendah flavanol tidak mendapatkan proteksi matahari yang sama.

6. Mengatasi Diare

Kebanyakan kita hanya mengetahui sejumlah tanaman yang dapat mengobati diare, seperti daun jambu biji. Padahal sejarah budaya Amerika Selatan dan Eropa sejak abad ke-16 telah melakukan pengobatan diare dengan kakao. Kemudian hal ini diperkuat lagi oleh penelitian ilmu pengetahuan modern. Para ilmuwan di rumah sakit anak Oakland Research Institute menemukan bahwa flavonoid didalam kakao akan mengikat protein yang mengatur sekresi cairan dalam usus kecil dan berpotensi menghentikan diare.

7. Meningkatkan Intelegensia

Jika anda berada dalam situasi kerja yang cukup menimbulkan tekanan, ada baiknya anda mengkonsumsi cokelat hitam. Cokelat bukan hanya akan membantu mengurangi efek stress terhadap lingkungan, tapi juga akan meningkatkan kekuatan otak saat benar-benar dibutuhkan. Kondisi ini ditemukan oleh para peneliti dari University of Nottingham, yang menemukan bahwa minum cocoa kaya flavanol berpengaruh dalam peningkatan aliran darah ke bagian-bagian kunci dari otak selama 2 sampai 3 jam. Hal ini dapat meningkatkan kinerja dan kewaspadaan otak dalam jangka pendek.

8. Baik Untuk Sindrom Kelelahan Kronis

Dalam sebuah penelitian kecil di Inggris, sekitar 1 1/2 ons, 85% dark chocolate diberikan pada sekelompok orang dewasa dengan sindrom kelelahan kronis setiap hari selama delapan minggu. Dalam studi yang telah di publikasikan, para peserta dilaporkan merasa tidak terlalu lelah setelah makan cokelat. Anehnya, tidak ada kenaikan berat badan pada kelompok orang tersebut, menurut peneliti Steve Atkin PhD. Para peneliti percaya bahwa cokelat meningkatkan aksi neurotransmitter, seperti serotonin yang membantu mengatur suasana hati dan tidur, namun memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi manfaat cokelat tersebut.

Selain 8 manfaat utama diatas, cokelat juga memiliki dampak kesehatan lain pada tubuh manusia, berikut ini beberapa diantaranya :

a. Mencegah penyakit jantung koroner
b. Menurunkan tekanan darah
c. Menurunkan kolesterol
d. Anti depresi
e. Meningkatkan sirkulai darah
f.  Menghambat penuaan dini
g. Meningkatkan kesehatan mata
h. Dapat menghaluskan kulit
i.  Sangat baik untuk kesehatan otak

Dampak Mengkonsumsi Cokelat Secara Berlebihan

Penelitian selama 8 tahun pada wanita berumur 48 dan 83 tahun, menyimpulkan bahwa mengkonsumsi cokelat terlalu sering mengakibatkan dampak yang tidak baik bagi tubuh. Riset menemukan sekitar 19 sampai 30 gr cokelat yang dikonsumsi per minggu dapat mengurangi gagal jantung. Namun mereka yang menyantapnya hampir setiap hari, tidak terlihat keuntungan yang signifikan pada jantung. Karena tidak dipungkiri bahwa cokelat jenis makanan yang tinggi lemak dan dapat berpengaruh pada bobot tubuh.

Maka dari itu, makanlah cokelat sesuai kebutuhan, sehingga bukan cuma kenikmatan cokelatnya saja yang kita rasakan, tetapi manfaat cokelat itu sendiri dapat diperoleh.

 










No comments:

Post a Comment